Jumat, 11 Jan 2019 07:37 WIB

Berita Otomotif Terpopuler

Bukti Tilang Menumpuk, Pria Ancam Penguji SIM karena Gagal Tes

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Bukti Tilang SIM Menumpuk di Kejari Ciamis. Foto: Dadang Hermansyah Bukti Tilang SIM Menumpuk di Kejari Ciamis. Foto: Dadang Hermansyah
Jakarta - SIM dan STNK merupakan dokumen penting untuk berkendara. Kalau ada pelanggaran, SIM atau STNK pengendara akan disita sebagai barang bukti tilang.

Namun, tiap bulan ada ratusan barang bukti tilang SIM (Surat Izin Mengemudi) di Kejaksaan Negeri Ciamis, Jawa Barat. Hal ini terjadi lantaran pemiliknya tidak mengambil atau menebus denda setelah putusan pengadilan. Pengendara rupanya lebih memilih membuat yang baru daripada menebus SIM-nya yang kena tilang.

Topik mengenai bukti tilang menumpuk di Ciamis, Jawa Barat ini menjadi salah satu berita terpopuler sepanjang hari Kamis (10/1/2019). Selain soal SIM menumpuk karena tak diambil pemiliknya, ada berita populer lain, seperti seorang pria di Malaysia yang mengancam penguji SIM karena gagal tes, mobil Pajero Sport pelat B yang keliling dunia, sampai DP 0 persen untuk kendaraan bermotor. Simak rangkuman beritanya.

1. Pengendara Lebih Suka Bikin SIM Baru Daripada Tebus Tilang

Bukti Tilang SIM Menumpuk di Kejari Ciamis. Bukti Tilang SIM Menumpuk di Kejari Ciamis. Foto: Dadang Hermansyah


Pengendara di Indonesia tampaknya lebih suka bikin SIM baru daripada harus tebus tilang. Buktinya, ratusan SIM bukti tilang yang menumpuk di Kejaksaan Negeri Ciamis, Jawa Barat.

Kasat Lantas Polres Ciamis Akp Agoeng Ramadhani mengatakan hal tersebut akan menjadi masukan dan pertimbangan bagi pihak kepolisian dalam menindak tilang pelanggar lalu lintas.

Menurutnya, selama ini penindakan tilang dengan barang bukti SIM dan STNK sesuai dengan tingkat pelanggarannya. Ada pelanggaran ringan dan pelanggaran berat. "Kalau pelanggaran berat biasanya yang diambil itu STNK atau kendaraannya. Tapi ada juga pelanggaran berat tapi pertimbangannya yang diambil itu SIM," jelas Kasat.

Menurut Agoeng, sebaiknya pelanggar lalu lintas yang ditilang menebus kembali SIM tersebut. Karena denda yang harus dibayarkan ke negara rata-rata Rp 60 ribu. Sedangkan untuk membuat SIM baru sekitar Rp 100 ribu.

"Padahal bikin SIM baru dengan menebus denda SIM lebih mahal bikin baru. Kalau memang alasannya sudah mau habis ini akan jadi masukan bagi kami," pungkasnya.

Sejumlah barang bukti tilang berupa SIM dan STNK, saat ini menumpuk di gudang Kejaksaan Negeri Ciamis. Pemiliknya lebih memilih membuat baru daripada harus menebusnya di loket tilang. Sudah bertahun-tahun setiap bulan rata-rata barang bukti tilang yang tidak diambil pemiliknya mencapai 100 buah.

2. Susahnya Buat SIM di Malaysia, Seorang Pria Sampai Ancam Pengujinya

Pemuda Ancam Petugas Polisi Malaysia dengan Pisau. Pemuda Ancam Petugas Polisi Malaysia dengan Pisau. Foto: Facebook via World of Buzz


Di Malaysia pada umumnya calon pemilik harus mengulang ujian dua sampai tiga kali untuk mendapatkan SIM. Hal ini tentu membuat dampak tersendiri seperti putus asa.

Seorang mahasiswa asal Malaysia (18 tahun) sudah gagal tes pembuatan SIM sampai empat kali. Ia pun dikabarkan putus asa hingga pada akhirnya mengancam seorang petugas tes menggunakan benda tajam untuk diluluskan.

Insiden itu bermula ketika petugas tes dari Road Transport Department (JPJ) menilai keterampilan calon pemilik SIM masih kurang. Ketika di suatu jalan, petugas merasa ujian SIM sudah selesai. Ia meminta untuk pemuda tadi menghentikan mobil. Tak disangka, mahasiswa tersebut mengeluarkan pisau tajam sepanjang 30cm dan diarahkannya ke tulang rusuk kanan petugas. Ia lantas mengancam petugas untuk diluluskan dalam ujian pembuatan SIM. Kini, kasus ini masih ditindaklanjuti pihak berwenang.

3. Cappuccino, Pajero Sport Pelat B yang Lagi Keliling Dunia

Bukti Tilang Menumpuk, Pria Ancam Penguji SIM karena Gagal TesFoto: Instagram/Journey of Wonder


Eelco dan keluarga kini sedang keliling dunia pakai mobil. Dia menaiki Pajero Sport pelat B untuk keliling dunia.

Eelco punya nama kesayangan untuk Pajero Sport yang digunakan keliling dunia ini. Nama Cappuccino karena warna putihnya selalu berubah menjadi kecoklatan meskipun setelah 1 hari dicuci, akibat terkena siraman jalanan yang sering di.

Untuk keliling dunia, Pajero Sport pelat B milik Eelco ini pun dimodifikasi. Eelco dan keluarga membuat tiga bagian storage. Storage utama adalah barang-barang yang mudah untuk diambil (buku pelajaran anak-anak, baju ganti sehari-hari) tanpa mobil mesti berhenti.

Storage kedua adalah perlengkapan masak, perlengkapan makan, baju cadangan (jika baju sehari-hari sudah menipis karena kotor dan belum di laundry), perlengkapan repair mobil, makanan. Ini diletakkan dalam laci-laci yang sudah dirancang khusus. Di dalam laci bisa diletakkan kompor, magic jar kecil, bahan masakan, perlengkapan masak. "Saat laci dibuka, kami siap untuk langsung masak," kata Eelco.

Meski tampilan luarnya terlihat seperti mobil biasanya, mobil juga ada dapurnya. Mereka sengaja memasang dapur karena ingin bisa masak di manapun mereka berada. Akhirnya keputusan pun diambil untuk bisa menyelipkan kompor listrik.

"Dengan adanya kompor listrik ditambah lagi dengan magic jar dan kulkas kecil, maka mobil mesti bisa mensuplai (listrik) kebutuhan tersebut. Pilihan awal, kami menggunakan aki kering yang bisa diisi saat mobil bergerak. Namun setelah melihat sempitnya ruang yang tersisa di dalam kap mesin, maka pilihan ini tidak bisa dilakukan. Maka alternatif berikutnya yang bagus adalah menggunakan solar panel," ujarnya.

Tidak kalah mencengangkan, perjalanan keluarga Eelco kali ini juga ikut menyediakan kamar mandi, untuk bilas dan bersih-bersih.

4. Pengadilan Jepang Tolak Permintaan Pembebasan Carlos Ghosn

Pengadilan Tokyo, Jepang menolak permintaan pengacara Carlos Ghosn untuk membebaskan kliennya dari tahanan. Ghosn menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah di hadapan pengadilan dalam penampilan publik pertamanya sejak masuk tahanan pada 19 November 2018 lalu. Dengan penolakan tersebut masa tahanan Ghosn masih akan diteruskan hingga Jumat (11/12019).

"Saya telah dituduh secara salah dan ditahan secara tidak adil berdasarkan tuduhan yang tidak berdasar," katanya sebagaimana dilansir Reuters.

Pada pengadilan ini, Ghosn membacakan pernyataan yang telah disiapkan sebelumnya guna membebaskan dirinya dari jeratan hukum. Selanjutnya semua keputusan akan ditentukan secara hukum.

5. DP Motor dan Mobil Kini Bisa 0%

Sekarang, konsumen bisa membeli mobil dan motor dengan DP 0%. Kini konsumen bisa menikmati down payment (DP) alias uang muka kredit motor dan mobil sebesar 0%. Kebijakan ini diatur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lewat Peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.

Pasal 20 peraturan tersebut mengatur uang muka kendaraan bermotor bisa 0% tergantung pada kondisi perusahaan pembiayaan atau leasing.
(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed