Produksi Mobil Daihatsu di Indonesia Meningkat 11%, 700 UMKM Dilibatkan

Produksi Mobil Daihatsu di Indonesia Meningkat 11%, 700 UMKM Dilibatkan

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 29 Jun 2026 20:24 WIB
Pabrik Daihatsu.
Pabrik Daihatsu. Foto: Dok. Astra Daihatsu Motor (ADM)
Depok -

Produksi mobil Daihatsu di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 11%. Ini menjadi kabar bagus buat industri otomotif dalam negeri, sebab Daihatsu melibatkan sekitar 700 vendor dari UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) lokal dalam kegiatan produksinya.

"Kami (Daihatsu) punya tanggung jawab terhadap 1.700 rantai pasok, dan teman-teman tahu 700 di dalam yang 1.700 itu adalah UMKM, baik tier 1, tier 2, maupun tier 3," ujar Sri Agung Handayani selaku Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kepada wartawan di Depok belum lama ini.

Menurut Agung, Daihatsu Indonesia memiliki keuntungan, karena tidak hanya memproduksi kendaraan untuk pasar domestik, tapi juga memproduksi kendaraan buat pasar ekspor, sehingga marketnya sangat luas dan membuat industri otomotif roda empat di Indonesia terus 'ngebul'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kami lebih menggerakkan opportunity baik di domestik maupun ekspor untuk tetap menggerakkan rantai pasok kita tetap efektif dan produktif. Karena di dalamnya itu ada ratusan ribu dan mungkin satu juta keluarga yang harus kita perhatikan," sambung Agung.

Kabar baiknya lagi, produksi mobil Daihatsu di pabrik-pabrik Indonesia mengalami peningkatan hingga di atas 10%. Diketahui, Daihatsu tak hanya memproduksi kendaraan bermerek Daihatsu, tapi juga memproduksi sejumlah merek kendaraan untuk induk perusahaannya, Toyota.

ADVERTISEMENT

"Dan Puji Tuhan sampai YTD (Year to Date) Mei ini, kita total produksinya sudah mencapai sekitar 169.000 unit. Dibanding (YTD) tahun lalu, itu hanya 152.400 unit, jadi kita itu meningkat (total) 11%. Domestiknya tumbuh 3,6%, dan ekspornya naik hampir 30%," terang Agung.

"Jadi mari kita lihat bersama-sama industri otomotifnya. Kemarin ada yang tanya bagaimana pendapatnya terhadap manpower dan lain-lain (sehubungan krisis eknomi) kami tegaskan sekali lagi, kebetulan produksi kami meningkat dibandingkan tahun lalu," tegas Agung.



(lua/dry)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads