Menurut juru bicara PKS, Pipin Sopian, Indonesia bisa menerapkan SIM seumur hidup layaknya nergara maju seperti di Belanda dan Inggris di kota London.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski memiliki SIM seumur hidup, menurut Pipin bukan berarti pengendara bisa bebas berkendara dan melanggar peraturan.
"Jadi nanti itu ada maksimal poin, misalnya poin maksimalnya 12 poin. Melakukan kesalahan hingga 12 poin, maka SIM akan dibekukan dan tidak bisa berkendara motor lagi. Jadi pengendara tidak boleh lagi melakukan kesalahan," katanya.
"Setelah diberikan SIM mereka melanggar peraturan, maka SIM akan dicabut. Setiap saat melakukan pelanggaran itu ada poinnya," tambahnya. (lth/dry)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer