Kamis, 27 Sep 2018 12:31 WIB

Ngecas Mobil Listrik Bisa di SPBU Pertamina Jakarta

Rizki Pratama - detikOto
GES Pertamina Foto: Rachman Haryanto GES Pertamina Foto: Rachman Haryanto
Indramayu - Meski sehari-hari jualan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pertamina mulai bertransformasi menuju kendaraan listrik. Pertamina akan segera mengoperasikan fasilitas pengisian baterai kendaraan listrik yang disebut Green Energy Station (GES).

Green Energy Station (GES) ini akan dioperasikan di SPBU COCO Pertamina di kawasan Kuningan, Jakarta. Hal tersebut disampaikan External Communication Manager Pertamina, Arya Dwi Paramita saat ditemui detikOto di Pertamina EP Asset 3 Balongan, Jawa Barat.



"Untuk pengembangan ke depannya kami belum bisa berkomentar lebih jauh, yang pasti datang dulu saja ke launching GES Pertamina di Kuningan," ujar Arya.

Pertamina Green Energy Station didasari oleh pergeseran global dunia otomotif dari Internal Combustion Engine (ICE) ke Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Electric Vehicles (EV), yang ditandai dengan pergantian penggunaan bahan bahan bakar jenis bensin menjadi baterai PHEV dan EV. Hal ini diprediksi akan menjadi subsitusi bagi pengisian fuel untuk kendaraan yang saat ini dijalankan oleh Pertamina.

Vice Presiden Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito sebelumya menyatakan, teknologi GES ditujukan untuk mendukung komitmen Pemerintah RI pada Conference of the Parties 21th (COP21) di Paris dalam pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta sekaligus menunjukkan kesiapan Pertamina dalam menghadapi pergeseran global dunia otomotif.



"Langkah ini sangat penting untuk mempelajari konsep terbaik yang dapat menjamin kenyamanan layanan bagi pengguna kendaraan listrik. Oleh sebab itu, Pertamina akan terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengembangkan konsep ini baik dalam hal teknologi maupun kemudahan akses," ujar Adiatma.

Menurut Adiatma, teknologi GES terdiri 3 konsep utama yakni Konsep Green yang memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di area SPBU, kedua Konsep Future yang memiliki EV Charging Station, dan yang ketiga Konsep Digital dimana pembayaran di SPBU cashless dengan MyPertamina serta dilengkapi dengan self-service.

"Pertamina melihat bahwa bisnis pengisian baterai akan menjadi bagian integral dari bisnis SPBU Pertamina di masa depan, untuk itu kerja sama dengan produsen mobil listrik seperti BMW Group sangat diperlukan," imbuh Adiatma.

Di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) lalu, Pertamina bekerja sama dengan BMW dalam proyek GES ini. Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia Jodie O'tania mengatakan, BMW Group Indonesia merupakan brand pelopor yang menghadirkan kendaraan listrik dan yang pertama luncurkan kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) di Indonesia.

Untuk mendorong kesiapan ekosistem kendaraan listrik, BMW Group Indonesia melakukan edukasi teknologi secara mendalam seputar teknologi kendaraan listrik, implementasi charging grid di negara lain serta uji coba manfaat dan biaya operasional kendaraan listrik. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung Pertamina dan penyedia layanan lainnya agar dapat menyiapkan teknologi charging station untuk riset dan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.

"Kami berharap dengan dukungan edukasi teknologi ini dapat menghadirkan pengembangan infrastruktur yang memadai untuk kendaraan listrik khususnya di wilayah Jakarta dan memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna kendaraan listrik. Momen penting pada hari ini menandakan satu lagi bentuk komitmen dari BMW Group Indonesia dan PT. Pertamina (Persero) dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia," ujar Jodie.



(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed