Rabu, 19 Sep 2018 16:10 WIB

Oli Bekas untuk Rantai Aman Nggak Ya?

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi oli bekas Foto: Wahana Honda Ilustrasi oli bekas Foto: Wahana Honda
Jakarta - Dalam berkendara khususnya sepeda motor, kenyamanan dan keamanan merupakan faktor yang penting. Banyak hal yang perlu diperhatikan jika ingin berkendara menggunakan sepeda motor seperti kondisi pengemudi dan kondisi motor.



Kesiapan motor untuk digunakan merupakan syarat mutlak agar perjalanan bisa lancar dan aman. Salah satu bagian motor yang perlu diperhatikan setiap saat adalah kondisi rantai motor. Rantai berfungsi untuk menyalurkan tenaga yang dihasilkan mesin ke camshaft.

Dalam kerja rantai tersebut tentu adanya gesekan atau sentuhan komponen metal atau besi. Untuk meminimalisir gesekan demi mendapatkan performa maksimal peran pelumas atau oli sangatlah penting di sini.



Demi menghemat biaya tidak jarang ditemukan pemilik motor atau montir yang menggunakan oli bekas untuk melumuri bagian rantai. Langkah tersebut tidak direkomendasikan karena oli bekas yang dihasilkan hanyalah cairan hitam dan kadar oli untuk melumasi sudah sedikit.

"Hasil oli bekas itu cuma tersisa cairan yang kandungan olinya hanya beberapa persen saja. Resiko dari penggunaan oli bekas pada rantai adalah rantainya akan cepat aus (terkikis) karena tidak mampu melumasinya," ujar Kepala Bengkel Tunas Dwipa Matra, Syafii.



Syafii menganjurkan pelumasan rantai motor untu tetap menggunakan oli baru. "Kita pakai tetap oli di bengkel waktu isi kan ada tirisan oli dan itu yang biasa kami gunakan untuk melumasi rantai motor," ungkap Syafii. (lth/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed