Jumat, 14 Sep 2018 14:05 WIB

Ambil Barang Bukti Kecelakaan dan Tilang, Bayarkah?

Ridwan Arifin - detikOto
Bangkai Motor di Kantor Laka Lantas Polresta Depok, Jawa Barat. Foto: Ridwan Arifin Bangkai Motor di Kantor Laka Lantas Polresta Depok, Jawa Barat. Foto: Ridwan Arifin
Depok - Ratusan kendaraan bermotor yang jadi barang bukti kecelakaan dan tilang tergeletak di kantor polisi. Banyak kendaraan yang terdampar ada di kantor Laka Lantas Polresta Depok, Jawa Barat.

Kanit Laka Lantas Polresta Depok, Iptu Djoko Irwanto, mengatakan barang bukti kecelakaan lalu lintas terkadang pengendaranya belum sempat mengambil kendaraannya karena masih di rumah sakit atau dalam penyembuhan. Kendaraan-kendaraan itu dibiarkan saja di kantor polisi. Bahkan tak sedikit yang kondisinya rusak.



Pantauan detikOto di lokasi, banyak kendaraan yang dibiarkan begitu saja di tempat ini. Ada yang rusak ringan, bahkan rusak parah. Apakah untuk mengambil kembali kendaraan yang menjadi barang bukti itu pemilik harus membayarnya?

"Selama perkara sudah selesai, silakan ambil dan tunjukkan bukti kepemilikan saja," kata Djoko.



Ada barang bukti kendaraan yang sengaja tidak diambil oleh pemiliknya. Sebab, kondisi kendaraan itu juga sudah hancur. Ada pula yang tak bisa diambil karena terkendala masalah proses hukum.

"Yang punya itu biasanya pajaknya mati, STNK-nya mati, nanti kalau sudah dihidupkan kalau untuk tilang bisa diambil kembali, tapi kalau tilang nggak diambil-ambil nanti urusannya sama kejaksaan," ucap Djoko. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed