Hanya saja prosedur pembuatannya yang berbeda. Ada yang ringkas hingga yang paling ribet. Biaya yang dikeluarkan juga berbeda-beda, bahkan untuk negara seperti Jepang dan Denmark bisa mencapai puluhan juta rupiah.
"Saya sih pernah lihat proses pembuatan SIM di Australia dan Jepang pada prinsipnya sama saja prosesnya melalui ujian teori, simulator, dan praktik. Saya juga pernah baca berita di Jepang ada peserta uji SIM baru lulus praktik setelah 70 kali ikut ujian," ungkap Kasi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar kepada detikOto, Jumat (21/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembuatan SIM di Indonesia bisa dibilang masih tergolong mudah, bahkan sudah mengusung sistem online. Namun si pengendara masih harus tetap mengikuti ujian tertulis dan praktik baru kemudian jika lolos bisa mendapatkan SIM.
Namun sayangnya pembuatan SIM masih diiringi dengan isu calo-calo yang mengklaim dirinya bisa membantu membuatkan SIM agar lebih cepat jadi. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi