Berdasarkan data dari Pertamina Lubricants, total permintaan pelumas di Indonesia mencapai 2,7 kg per kapita.
Angka itu kalah jauh dengan Malaysia yang mencapai 8 kg per kapita atau Thailand yang mencapai 8,7 kg per kapita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diperkirakan pertumbuhan konsumsi lubricants di Indonesia periode 2015-2019 secara total mencapai 2,5 persen per tahun dengan total konsumsi di 2019 mencapai 850.000 kiloliter. Pertamina sendiri mencapai 500.000 kiloliter," ujar Direktur Utama PT Pertamina Lubricants Gigih Wahyu Hari Irianto di Nusa Dua, Bali.
Pertamina Lubricants saat ini masih menguasai pasar pelumas di tanah air dengan market share mencapai 58-60 persen berdasarkan survei dari IHS 2015 dan Kline 2015. (ddn/rgr)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak