Jumat, 02 Sep 2016 17:16 WIB

Ini Masalah Indonesia dalam Kembangkan Kendaraan Listrik

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Saat ini Indonesia salah satu negara yang sedang dalam proses pengembangan teknologi kendaraan dengan tenaga listrik. Namun saat ini Indonesia mempunyai permasalahan dalam hal tersebut.

Hal itu diakui oleh Direktur Sarana Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Carlo Manik. "Memang kita masih ada permasalahan bila mau mengembangkan semua ini," ungkapnya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (2/9/2016).

Permasalahan tersebut diantaranya terkait infrastruktur. Infrastruktur sangat diperlukan untuk kendaraan listrik.

"Infrastuktur berupa charging unit yang dibutuhkan, terutama di tempat-tempat umum, perkantoran dan kawasan pemukiman, belum tersedia." ucap Carlo.

Lalu harga juga masih menjadi masalah. Carlo mengatakan bahwa harga untuk kendaraan listrik memang relatif lebih mahal.

"Kalau mungkin lebih murah, ya mungkin siapa yang tidak mau nantinya. Kami tahu kendaraan listrik masih mahal dibanding dengan kendaran konvensional," ungkap Carlo.

Dari segi umur pemakaian baterai, juga dikatakan Carlo masih dipermasalahkan. "Umur pemakain baterai yang masih relatif pendek. Jadi kita charging itu antara 1.000 sampai 2.000 kali charging, sama dengan 3 tahun," ungkap Carlo. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com