Honda Stylo 160 merupakan salah satu skutik andalan PT Astra Honda Motor (AHM) di segmen skutik retro. Dengan harga mulai Rp 29 jutaan, berapa ya pajak tahunan motor ini?
Sebagai informasi, saat ini Honda Stylo 160 ditawarkan dalam tiga varian dan harga, Stylo 160 CBS Rp 29.445.000, Stylo 160 ABS Rp 32.436.000, serta Stylo 160 ABS Special Rp 33.936.000.
Baca juga: Ini Mobil-motor yang Bebas Pajak Progresif |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pajak Honda Stylo 160
Seperti dilihat detikOto dari STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) Honda Stylo ABS warna Royal Green, pajak tahunan motor ini ternyata tak sampai Rp 400 ribu. Jadi rinciannya besaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Rp 356.000 dan SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) Rp 35.000, sehingga totalnya Rp 391.000.
Biasanya besaran PKB berubah tiap tahunnya karena mengikuti Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Selain itu, setiap lima tahun sekali ketika mengganti kaleng pelat nomor, ada biaya tambahan, yakni pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan sebesar Rp 100 ribu dan biaya administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sebesar Rp 60 ribu.
Spesifikasi Honda Stylo 160
Motor ini punya jargon fashion meets power, jadi jangan heran kalau dibalik bodinya yang elegan dan feminim, Honda Stylo 160 punya performa mesin yang gahar. Buat informasi, Honda Stylo 160 berbekal mesin berkapasitas 160 cc, 4 katup, eSP+ dengan tenaga 11,3 kW pada 8.500 rpm dan torsi puncak 13,8 Nm pada 7.000 rpm.
Honda Stylo 160 punya panjang 1.886 mm, lebar 706 mm, tinggi 1.133 mm, berat 118 kg buat versi ABS dan panjang 1.886 mm, lebar 701 mm, tinggi 1.133 mm, berat 115 kg untuk versi CBS.
Untuk kemudahan berkendara dengan informasi lengkap, sistem full digital panel meter tersemat pada model ini. Informasi yang dihadirkan dari indikator aki, konsumsi bahan bakar rata-rata, konsumsi bahan bakar instan, indikator penggantian oli mesin, jam, Trip A & Trip B.
(lua/din)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir