Salah satunya BMW Group Indonesia yang akan terkena dampak ini. Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'Tania mengakui, kebijakan ini pasti akan mempengaruhi penjualan BMW di Indonesia.
"Pasti ada dampaknya. Tapi kita berharap yang terbaik. Kita tetap mematuhi peraturan pemerintah yang berlaku," ujar Jodie di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"CKD kita selalu menambah produk baru. Seperti X5 diesel kemarin kita rakit di sini. CKD pasti akan kita tambah," ujarnya.
Tak hanya itu, BMW juga tetap mempertahankan value added yang bisa dirasakan oleh konsumennya. Dengan begitu, BGI berharap agar konsumen bisa menerima kelebihan dan kekurangan meski harganya naik.
"Kita memberikan value added. Jadi dengan penambahan harga pun konsumen bisa tetap menerima," kata Jodie.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit