Sebanyak 23 tim mahasiswa asal Indonesia kembali betarung di ajang Shell Eco-Marathon 9 SEM) Asia. Di kejuaraan SEM 2015 yang berlangsung di Manila, Filipina itu, tim Indonesia bertekad menyapu bersih piala yang disediakan penyelenggara.
Β
"Para peserta ditantang untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar di lingkungan perkotaan yang sebenarnya, dan pemenang akan ditentukan berdasarkan jarak tempuh terjauh dengan hanya menggunakan seliter bahan bakar (atau ekuivalen)," tutur Sosial Investment Manager PT Shell Indonesia, Anita Setyorini di Manila Hotel, Filipina, Kamis (26/2/2015).
Tim nahasiswa Indonesia yang berlaga di SEM ke 6 itu berasal dari 18 perguruan tinggi Indonesia dari beragam kota dan berju,lah 23 tim. Dari jumlah itu, 9 tim diantaranya merupakan pendatangan baru.
"Tahun ini, lebih dari 130 tim mahasiswa dari universitas, perguruan tinggi dan institut teknologi dari 17 negara akan bertanding,β ucap Anita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Anita kompetisi tahun lalu Tim Sadewa Otto kembali mempertahankan rekornya. Sebelumnya tim itu berhasil meraih juara dalam kategori Urban Concept.
"Tim mahasiswa dapat berpartisipasi dalam kategori kendaraan Prototype atau Urban Concept. Kategori Prototype diikuti oleh tim mahasiswa yang menghadirkan mobil masa depan atau kendaraan efisien yang difokuskan untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar melalui unsur-unsur desain inovatif,β papar Anita.
Sementara dalamβ kategori Urban Concept akan berfokus pada kendaraan hemat bahan bakar yang lebih layak dikendarai di jalan umum. Kendaraan itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pengemudi dalam kehidupan sehari-hari dan sangat mirip dengan tampilan mobil-mobil yang saat ini berseliweran di jalan.
(edo/arf)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih