Mobil ini adalah PAL-V yang sebenarnya sudah menjadi bahan pembicaraan sejak beberapa tahun belakangan setelah dibuat oleh PAL-V Europe NV, sebuah perusahaan yang berbasis di Raamsdonksveer, Belanda.
Mobil yang memiliki singkatan Personal Air and Land Vehicle ini menggunakan mesin berkekuatan 230 tenaga kuda untuk memutar rotor yang membuatnya terbang.
Itu ketika terbang, tapi ketika ada di daratan, mobil yang memiliki tiga roda ini bisa dikendarai dengan nyaman. "Sebelum teknologi ini, mobil roda tiga dengan pusat gravitasi yang tinggi tidak bisa dikemudikan dengan aman," kata Robert Dingemanse, CEO PAL-V Europe di BBC Autos.
Namun, mobil yang bisa berlari atau terbang hingga 180 km/jam ini perlu waktu sampai 10 menit untuk dikonversi dari mode udara dan terbang.
Selain itu, butuh 164 meter landasan untuk terbang dan 30 meter untuk mendarat setelah terbang sampai ketinggian 1.200 meter.
Dingemanse mengatakan kalau perusahaannya saat ini hanya bisa melayani pemesanan dari Belanda saja. Tapi dalam waktu dekat, pemesan dari berbagai negara lain juga akan dilayani.
Kemungkinan mulai tahun 2016 mobil unik ini sudah bisa dikirimkan ke garasi para pemesannya. "Kami ingin berada di sisi aman dan hati-hati dalam mengendalikan produksi," katanya seraya mengatakan kalau tiap tahun mereka akan memproduksi maksimal 150 PAL-V saja.
Untuk harga, mobil ini akan dilepas dengan harga US$ 395.000 atau sekitar Rp 4,5 miliar dengan target pembeli adalah mereka yang punya banyak uang serta berbagai petugas seperti departemen kepolisian dan petugas perbatasan.
"Kami bahkan telah didekati oleh operator tambang di India dan Australia yang sedang mencari cara yang lebih efisien biaya untuk mengangkut karyawan dari dan ke tambang," ujarnya.
"Ketika teknologi baru sampai di tangan orang-orang kreatif, mereka akan menemukan penggunaan untuk itu yang kita bahkan tidak bisa membayangkannya," lugas Dingemanse.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun