Presiden dan Ibu Negara tiba di Bundaran HI sekitar pukul 08.00 WIB, Minggu (26/1/2013). Tidak lama kemudian Wapres Boediono beserta istri. Setibanya di kursi yang ada di bawah tenda, para pejabat negara tersebut disambut dengan pembacaan puisi oleh dua korban kecelakaan lalu lintas.
Kedua korban yang merupakan laki-laki dan perempuan itu tampak khusyuk membacakan puisi. Dengan mengggunakan tongkat penyangga, keduanya menceritakan tragedi pilu yang mereka alami ketika berada di jalan raya dan berakibat pada kecacatan tubuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat sama, Kapolri Jenderal Sutarman mengatakan bila kecelakaan lalu lintas ke depan diprediksi akan semakin meningkat. Indikator yang digunakan adalah pertumbuhan penduduk setiap tahunnya serta pertambahan jumlah kendaraan yang ada di Indonesia.
"Dengan pertumbuhan penduduk sekitar 2 persen dan pertambahan kendaraan secara eksponen sebanyak 8 persen, kecelakaan lalu lintas ke depan akan berpotensi meningkat," kata Jenderal Sutarman.
Berbagai upaya telah dilakukan Polri guna mencegah angka kecelakaan lalu lintas terus bergulir, seperti merangkul seluruh pihak terkait guna keselamatan berlalu lintas, pencatatan angka kecelakaan sebagai bahan evaluasi dan strategi penanganan kecelakaan, serta perbaikan sistem ujian perbaikan SIM.
Turut dalam acara tersebut beberapa pejabat teras di lingkungan Polri, serta beberapa kelompok otomotif dan korban kecelakaan lalu lintas.
(dnu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat