Menurut Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D. Sugiarto, Gaikindo tidak menentang rencana pemerintah ini. Pemangku kepentingan di industri otomotif malah mendorong pembangan moda transportasi tersebut dan tidak takut penjualan mobil menurun gara-gara pembangunan Monorail dan MRT di Jakarta.
"Kita tidak takut, justru kita mengharapkan pembangunan transportasi," tegas Jongkie kepada detikOto di Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak takut. Di industri otomotif kalau ada angkutan masal mobil tidak laku, siapa bilang?," tanya Jongkie.
"Kalau income per kapita naik, mereka terpikir beli mobil. Dan industri otomotif pun siap menanggapi pembangunan sarana transportasi itu," tukasnya yang menyakini penjualan mobil bakal naik meski ada Monorail dan MRT.
Dijelaskan Jongkie penjualan mobil sangat bergantung pada pendapatan perorangan. Jika selama ini pendapatan perkapita masih naik, maka secara otomatis akan berimbas pada penjualan mobil.
"Penjualan mobil itu sehubungan dengan income perkapita. Selama orang masih butuh kendaraan, penjualan mobil tetap ada," imbuhnya.
(ikh/syu)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Beredar Info Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Fakta di Baliknya
Muncul Lagi Usulan Larangan Penunggak Pajak Beli BBM Subsidi