Subsidi ini selain bertujuan untuk meningkatkan penjualan mobil di China juga untuk meningkatkan kualitas kendaraan yang digunakan warga China.
Tidak hanya mobil penumpang saja, para warga yang ingin membeli kendaraan bus hingga truk pun siap diberi subsidi antara 11.000 yuan-18.000 yuan (Rp 14,4 juta-Rp 23,6 juta).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah yang dilakukan oleh pemerintah China tersebut serupa dengan program Cash for Clunkers di AS yang berakhir tahun lalu. Di Amerika program ini berhasil meningkatkan penjualan sekaligus meremajakan mobil-mobil tidak ramah lingkungan dengan mobil baru yang jauh lebih irit dan ramah lingkungan.
Namun para analis memprediksi program yang akan dijalankan di China tidak akan begitu berhasil mengingat subsidi yang terbilang kecil. Sebab dengan subsidi yang kecil tersebut para pemilik kendaraan akan lebih untuk menjual mobil lama milik mereka ke pasar mobil bekas.
"Pemilik mobil dapat membuat lebih banyak uang di pasar mobil second. Jadi, kecuali mereka tidak bisa menjual kendaraan disana, aku ragu program ini akan berbuat banyak untuk meningkatkan penjualan," kata Rao Da, Sekretaris Jenderal dari Asosiasi Mobil Penumpang China seperti dilansir Detroit News, Sabtu (18/6/2011).
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif