Padahal mobil tersebut baru diperkenalkan pada 2007 silam dan menjadi mobil hybrid pertama Nissan.
Penghentian produksi Nissan Altima Hybrid karena kalah bersaing dengan merek hybrid lain di Amerika Serikat, salah satunya Toyota Prius hybrid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan di 2007, Toyota Prius hybrid berhasil terjual lebih dari 183 ribu unit. Tentu penjualan yang cukup baik bagi Prius hybrid.
Hal yang sangat menarik adalah antara Nissan Altima Hybrid dan Toyota Prius hybrid mengadopsi teknologi hybrid sama, dan kedua mobil tersebut menawarkan mobil hemat bahan bakar dan mengedepankan kenyamanan. Namun pada kenyataannya penjualan Nissan Altima tidak sesumpurna mobil kompetitornya (Prius hybrid).
Berbagai alasan pun muncul diantaranya terkait dengan kepuasan konsumen. Seperti yang beritakan jika Nissan dinilai jarang melakukan perubahan pada Altima hybrid.
Sedangkan Toyota senantiasa mengenalkan varian terbaru Prius hybrid demi kepuasan konsumen di AS.
Alasan lain yang timbul adalah harga Altima hybrid yang lebih mahal sekitar US$ 4.000 (Rp 34 juta) dari Toyota Prius. Karenanya para pecinta mobil hybrid di AS melirik Toyota Prius hybrid.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!