Peugeot: Terlalu Berisiko Bawa Mobil Diesel

Peugeot: Terlalu Berisiko Bawa Mobil Diesel

- detikOto
Kamis, 12 Mei 2011 16:30 WIB
Peugeot: Terlalu Berisiko Bawa Mobil Diesel
Jakarta - Buruknya kualitas BBM diesel di Indonesia membuat banyak pabrikan mobil prihatin. Penggunaan BBM diesel yang sekarang beredar di mobil masa kini dianggap terlalu berisiko. Hal inilah yang membuat banyak pabrikan enggan membawa mobil diesel terbaru mereka ke Indonesia.

"Belum bisa. Terlalu berisiko," ungkap Chief Executive Astra International-Peugeot Constantinus Herlijoso ketika ditanya kapan Peugeot akan memasukkan mobil diesel ke Indonesia.

Lebih lanjut Herlijoso mengungkapkan kalau standar emisi mobil-mobil diesel keluaraan Eropa saat ini sudah mencapai standar emisi Euro5. Padahal Solar biasa yang beredar di negara kita masih mengusung standar emisi Euro2.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Standar emisi kita dan Eropa jauh berbeda. Di Eropa mobil diesel Peugeot sudah pakai standar emisi Euro5, sementara kita belum," imbuhnya di sela peluncuran 207 sedan di Cilandak Town Square, Kamis (12/5/2011).

Karena itulah sangat beresiko bila mobil-mobil ini dipaksa meminum solar biasa.

"Tapi kan ada Pertamina Dex sama Shell Diesel pak?," tanya wartawan.

"Iya memang ada, tapi penyebarannya masih sangat-sangat terbatas, belum merata. Belum luas. Sehingga akan mengekang penggunanya yang mau bepergian jauh," jawabnya.

Sebelum Peugeot keluhan mengenai kualitas solar yang ada di Indonesia telah diutarakan pula oleh beberapa produsen mobil. Karena itulah, kualitas solar ini yang pada akhirnya menjadi batu sandungan bagi mobil-mobil diesel baru dengan inovasi terkini yang ingin masuk ke Indonesia.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads