"Belum bisa. Terlalu berisiko," ungkap Chief Executive Astra International-Peugeot Constantinus Herlijoso ketika ditanya kapan Peugeot akan memasukkan mobil diesel ke Indonesia.
Lebih lanjut Herlijoso mengungkapkan kalau standar emisi mobil-mobil diesel keluaraan Eropa saat ini sudah mencapai standar emisi Euro5. Padahal Solar biasa yang beredar di negara kita masih mengusung standar emisi Euro2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itulah sangat beresiko bila mobil-mobil ini dipaksa meminum solar biasa.
"Tapi kan ada Pertamina Dex sama Shell Diesel pak?," tanya wartawan.
"Iya memang ada, tapi penyebarannya masih sangat-sangat terbatas, belum merata. Belum luas. Sehingga akan mengekang penggunanya yang mau bepergian jauh," jawabnya.
Sebelum Peugeot keluhan mengenai kualitas solar yang ada di Indonesia telah diutarakan pula oleh beberapa produsen mobil. Karena itulah, kualitas solar ini yang pada akhirnya menjadi batu sandungan bagi mobil-mobil diesel baru dengan inovasi terkini yang ingin masuk ke Indonesia.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir