Penghapusan Premium Menurut Pengguna Mobil

Penghapusan Premium Menurut Pengguna Mobil

- detikOto
Senin, 02 Mei 2011 11:42 WIB
Penghapusan Premium Menurut Pengguna Mobil
Jakarta - Rencana pemerintah untuk menghilangkan Premium dari daftar jenis BBM yang dijual Pertamina menjadi polemik di kalangan komunitas mobil.

Beberapa pengguna mengaku setuju, namun tidak sedikit pula yang menyatakan tidak setuju.

"Premium ditiadakan kami kurang setuju. Lihat saja fasilitas di jalanan kita tidak lancar itu akan membuat tambah boros kendaraan kita, kecuali pemerintah akan membenahi jalanan yang ada," ujar Ian Ananta, ketua Timor-er Indonesia ketika ditemui detikOto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal senada pun diucapkan Taufik Surinegara, Ketua Umum TeRuCi(Terios Rush Club Indonesia). "Kalau premium diberikan kepada orang yang tepat itu tidak masalah, malah kita bisamengurangi beban pemerintah. Tapi jangan sampai dihilangkan sama sekali, ini akan membuat kenaikan di semua bidang. Karena masih banyak industri kecil yang gunakan premium," ujarnya.

Berbeda dengan yang diungkapkan Dwi, Ketua Toyota Yaris Club Indonesia.

"Kalau kami sih sudah sadar untuk menggunakan pertamax. Kalau pun dihilangkan saya setuju-setuju saja, asalkan semua itu untuk rakyat kita,"ucapnya dengan yakin.

"Premium ditiadakan boleh saja. Asalkan harga yang ditawarkan Pertamax itu harus sama dengan harga premium sekarang," timpal Andra (34), ketua Indonesia Kijang Club.

"Kalau premium sampai dihilangkan, mau apa lagi kita. Mau tidak mau ya pasti kita juga akan menggunakannya juga. Oleh sebab itu untuk kendaraan mewah janganlah kalian menggunakan bahan bakar premium," ucap Chatta(40), ketua Volvo Freaks.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads