Beberapa pengguna mengaku setuju, namun tidak sedikit pula yang menyatakan tidak setuju.
"Premium ditiadakan kami kurang setuju. Lihat saja fasilitas di jalanan kita tidak lancar itu akan membuat tambah boros kendaraan kita, kecuali pemerintah akan membenahi jalanan yang ada," ujar Ian Ananta, ketua Timor-er Indonesia ketika ditemui detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbeda dengan yang diungkapkan Dwi, Ketua Toyota Yaris Club Indonesia.
"Kalau kami sih sudah sadar untuk menggunakan pertamax. Kalau pun dihilangkan saya setuju-setuju saja, asalkan semua itu untuk rakyat kita,"ucapnya dengan yakin.
"Premium ditiadakan boleh saja. Asalkan harga yang ditawarkan Pertamax itu harus sama dengan harga premium sekarang," timpal Andra (34), ketua Indonesia Kijang Club.
"Kalau premium sampai dihilangkan, mau apa lagi kita. Mau tidak mau ya pasti kita juga akan menggunakannya juga. Oleh sebab itu untuk kendaraan mewah janganlah kalian menggunakan bahan bakar premium," ucap Chatta(40), ketua Volvo Freaks.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?