PT Ford Motor Indonesia mengatakan memang telah terjadi penutupan pabrik di beberapa belahan dunia karena kekurangan pasokan komponen. Namun untuk Indonesia, komponen mobil dan jadwal pengiriman mobil masih terbilang aman.
Ford juga menjelaskan kalau disamping karena kekurangan pasokan komponen, penutupan sementara pabrik (downtime) di Taiwan, China, Belgia, Kentucky dan Afrika Selatan dilakukan agar Ford bisa melakukan perbaikan di peralatan pabrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap pabrik kan punya jadwal penutupan, tidak mungkin setahun kerja terus. Nah jadwal downtime itu yang kita majukan. Misalnya seharusnya jadwal downtime di bulan Mei, kita majukan jadi April, itu kita lakukan agar produksi bisa berkesinambungan," jelas Bagus.
Sementara untuk efeknya ke Indonesia, Presiden Direktur FMI, Will Angove menjelaskan kalau stok untuk Indonesia aman.
"Ini adalah situasi serius, karena itu Ford memantau terus dari hari ke hari. Kita juga pantau kesiapan part dari suplaier," papar Angove.
Dan menurut pantauan mereka, kesiapan komponen untuk Indonesia pun dirasa masih tidak menemukan hambatan berarti.
"Kuartal pertama stok kita aman. Kuartal kedua Forsd juga punya kecukupan barang untuk Indonesia," tandasnya.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus