Daihatsu melakukan recall yang tidak seperti biasanya. Sebagian besar proses recall dilakukan untuk mobil yang relatif masih berusia muda. Namun Daihatsu menarik mobil yang sudah 13 tahun tidak diproduksi lagi yakni Daihatsu Feroza. Feroza ditarik karena rentan terbakar.
Banyak kalangan beranggapan, buat apa menarik kembali mobil yang sudah tua, yang mungkin beberapa bagiannya juga sudah karatan. Namun Daihatsu tak ingin mengambil risiko dan langsung mengumumkan recall.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Amelia juga mengakui bahwa masyarakat indonesia masih takut ketika mendengar kata recall.
"Memang banyak yang menganggap ini (recall) sebuah momok. Namun kami ingin memberikan sebuah edukasi untuk para pengguna Daihatsu, bahwa sebuah recall itu bukan hal yang menakutkan. Tetapi ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap para konsumen," ujarnya.
"Namun kami percaya dengan kemajuan zaman, masyarakat Indonesia akan menganggap bahwa recall itu hal yang biasa. Bahkan ini bisa menjadi hal baik untuk para pengguna," tutup Amelia.
Jadi, Anda pengguna mobil jangan terlalu khawatir lagi jika ada recall, hal itu merupakan tanggung jawab produsen. Justru jika produsen tidak melakukan recall itu berarti mereka meninggalkan para pengguna mobilnya.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan