Pramono: Jalanan Jakarta Lebih Lancar Tanpa Pak Ogah, Tertibkan!

Pramono: Jalanan Jakarta Lebih Lancar Tanpa Pak Ogah, Tertibkan!

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 24 Agu 2026 07:42 WIB
Pak Ogah atau juru lalu lintas liar menjamur di Jalan Jend. DI Pandjaitan hingga Jend. Ahmad Yani, By Pass, Jakarta Timur. Mereka beraksi di putaran balik atau U-Turn.
Pengatur lalu lintas ilegal atau pak ogah di jalanan Jakarta. Foto: Rengga Sencaya
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim jalanan Jakarta akan lebih lancar ketika pak ogah atau pengatur lalu lintas liar tak ada. Itu terbukti di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.

Pramono memang meminta kepada jajarannya untuk menertibkan pengatur lalu lintas ilegal atau pak ogah. Menurut Pramono, kemunculan pak ogah justru menambah ruwet lalu lintas di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di jalan Rasuna Said ada pak ogah. Nggak boleh ada pak ogah. Kenapa? Yang namanya pak ogah itu akan mendapatkan uang kalau ada yang macet. Begitu pak ogahnya nggak ada, sekarang Rasuna Saidnya menjadi lancar," kata Pramono di media sosialnya baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

"Saya meminta kepada seluruh jajaran perangkata daerah, kita harus lebih proaktif. Saya sebagai Gubernur pasti akan men-support, mem-back up saudara-saudara sekalian dalam mengambil keputusan," katanya.

Belum lama ini, Pramono meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersinergi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk menertibkan Pak Ogah di sepanjang jalan protokol.

Dikutip dari siaran persnya, penertiban Pak Ogah ini dinilai perlu dilakukan untuk menciptakan ketertiban berlalu lintas sekaligus mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang lebih berkelanjutan.

"Saya juga meminta kepada Dinas Perhubungan untuk tempat-tempat jalan-jalan protokol yang ada Pak Ogah-nya ditertibkan," kata Pramono seperti dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta, Selasa (7/7/2026) lalu.

Menurut Pramono, pengelolaan dan pengaturan lalu lintas jalan ditangani sepenuhnya oleh instansi resmi. Karena itu, ia meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersinergi dengan Polda Metro Jaya dalam mengatur lalu lintas Jakarta.

"Karena saya kepingin Jakarta menjadi lebih rapi, semuanya ditangani oleh Dinas Perhubungan dan juga tentunya dengan Polda Metro Jaya untuk lalu lintasnya," kata dia.

"Mudah-mudahan membuat Jakarta lebih nyaman, lebih aman, lebih bisa dinikmati," ujar Pramono.



(rgr/mhg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads