Penurunan dikarenakan persediaan mobil terbatas dan pabrik mobil dan spare part tidak bisa bekerja akibat bencana. Total penjualan mobil di Jepang Maret 2011 hanya berhasil mencetak angka sebanyak 279.389 unit seperti dilansir AFP, Jumat (1/4/2011).
Produsen mobil yang paling merasakan bencana itu adalah Toyota. Toyota mengalami penurunan penjualan yang paling drastis sebesar 37 persen, Nissan 38 persen, sedangkan Honda sebesar 28 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara kerusakan parsial untuk beberapa pabrik Honda dan pabrik Prefektur Iwate anak perusahaan Toyota Kanto Auto Works juga terjadi. Tidak ada satu pun produsen mobil di Jepang yang bisa bertahan terhadap bencana itu.
Salah satu pabrik mobil Toyota, Yaris juga harus berhenti produksi. Pabrik itu diperkirakan baru bisa dibuka pada akhir April nanti. Pasokan Yaris pun dikhawatirkan bakal seret.
Sebagian besar produsen mobil pesimistis belum bisa memaksimalkan aktivitas pabriknya hingga pertengahan April. Bahkan sebagian produsen berpendapat harus mengulang kegiatan pabrik dari nol.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?