Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan, saat ini pihaknya tengah fokus memantau industri komponen otomotif dan elektronik sehubungan dengan adanya bencana gempa dan tsunami di Jepang.
"Apakah komponen ini krusial dan apakah bisa dicari sumber lain," ujar Mari ketika ditemui usai acara persemian Pabrik Industri Hilir Kelapa Sawit PT Smart TBK, di Kawasan Industri Marunda, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Mari mengakui untuk Mei dan bulan berikutnya, produksi masih menunggu perkembangan dari prinsipal di Jepang terkait dampak dari musibah gempa dan tsunami.
"Mereka memiliki satu bulan untuk mencari sumber yang lain," jelasnya.
Di sisi lain, lanjut Mari, Jepang bisa saja terus melanjutkan produksi komponen otomotif bila melakukan relokasi produksi ke negara lain.
"Apa ada sumber lain dan apa dapat relokasi sementara untuk produksinya," tandasnya.
(nia/ikh)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter