Hal itu diungkapkan oleh Executive Vice President Director AHM, Johannes Loman di dalam peluncuran Revo dan Supra terbaru di The Atrium Ballroom Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Kamis (17/3/2011).
"Pabrik sepeda motor di Jepang tidak mengalami kerusakan yang cukup serius. Memang ditutup 15-20 Maret untuk keperluan konsolidasi," bukanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Loman juga mengungkapkan kalau Honda masih optimis menatap pasar Indonesia. Apalagi, hari ini Honda baru saja meluncurkan dua wajah terbaru dari motor bebek andalan mereka, Revo dan Supra.
"Kami akan terus memonitor dan mengantisipasinya, supaya produksi kita sesuai dengan planning," tandas Loman.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China
Penunggak Pajak Kendaraan Dilarang Beli BBM Subsidi