Vice President Director Sales and Marketing NMI, Teddy Irawan menjamin untuk pasar Indonesia, Nissan masih memiliki stok mobil yang cukup sehingga tidak akan menggangu kelancaran distribusi untuk konsumen. Tapi itu hanya sebatas sampai bulan Maret saja, sementara untuk April Nissan mengakui stok mereka masih belum jelas.
"Persedian Nissan sampai Maret aman, tapi April yang belum jelas," ungkapnya sebelum peluncuran Infiniti di showroom Infiniti di kawasan TB Simatupang, Jakarta, Rabu Sore (16/3/2011).
Β
"Alternatifnya boss (Nissan) kan memiliki pabrik bukan di Jepang saja, masih ada di beberapa negara, seperti eropa, dan lain-lain. Masih bisa menutupi," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemungkinan ada efek mengenai di tsunami disana walaupun kecil. Misalnya seperti, 90 persen mesin dibuat di Thailand, dan satu persen saja ada komponen yang dibuat di Jepang, pasti semua akan terhambat. Semoga pabrik yg berada diluar jepang bisa menutupi," harap Teddy.
Sementara suplai mobil Nissan untuk pasar Indonesia pun menurut Teddy tidak akan kacau banyak pabrik di Jepang tutup. "Tidak Ada koreksi terkait masalah tsunami," cetusnya.
Lalu bagaimana dengan merek mobil mewah Infiniti yang baru sore ini dipasarkan ke Indonesia, apakah akan mengalami gangguan? "Sudah ada stok (mobil Infiniti) 40-50 unit untuk segala lini," tutupnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas