Survei yang dilakukan North American Precise Syndicate (NAPSI) seperti detikOto kutip dari autoevolution, Rabu (16/3/2011) mengungkapkan kalau setiap tahun lebih dari 6.000 orang meninggal dalam kecelakaan yang disebabkan oleh kelakukan pengemudi yang mengirim email, SMS atau bahkan berbicara di telepon.
Sementara untuk korban luka karena kecelakaan akibat menggunakan ponsel, di Amerika tercatat lebih dari 500.000 orang terluka setiap tahun akibat menggunakan alat komunikasi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengendara berusia muda memang paling rentan terhadap bahaya penggunaan ponsel sebab jam terbang mereka yang masih sedikit ditambah fokus yang hilang akibat ponsel banyak membuat kecelakaan meski bukan berarti pengendara dewasa tidak bisa mendapat kejadian yang sama.
Sebab studi menunjukkan bahwa anak-anak itu cenderung mewarisi kebiasaan mengemudi dari orang tua mereka yang mereka lihat ketika berkendara bersama.
Jadi orangtua-lah yang harus lebih dahulu mengubah kebiasaan buruk mengemudi agar suatu saat sang anak tidak mengikutinya.
Penelitian juga menunjukkan bahwa ketika berbicara di telepon atau membaca dan mengirim SMS, otak kita tentu langsung beraktivitas dan hal ini menyebabkan penurunan konsentrasi dan kemampuan mengemudi hingga 37 persen.
Sementara haedset cenderung membantu pengemudi lebih berkonsentrasi terhadap jalan. Penggunaan headset bahkan mampu menurunkan kemungkinan kecelakaan sampai 85 persen.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!