Tuduh Karyawannya Mata-mata, Bos Renault Minta Maaf

Tuduh Karyawannya Mata-mata, Bos Renault Minta Maaf

- detikOto
Selasa, 15 Mar 2011 12:24 WIB
Tuduh Karyawannya Mata-mata, Bos Renault Minta Maaf
Paris - Kasus mata-mata di pabrikan Prancis Renault, berakhir menjadi insiden memalukan bagi Renault. Soalnya dugaan adanya ketiga eksekutif yang dituding menjadi mata-mata yang membocorkan rahasia ke perusahaan lain tidak terbukti.

Jaksa Penuntut Paris Jean-Claude Marin dalam jumpa pers di Paris menuturkan, pihaknya tidak menemukan adanya rekening gelap milik ketiga eksekutif Renault itu di bank Swiss dan Liechtenstein. Padahal rekening itu menjadi kunci bagi Renault untuk menuduh dugaan mata-mata itu.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (15/3/2011) menyusul pernyataan Marin, CEO Renault Carlos Ghosn dan tangan kanannya yakni Chief Operating Officer Patrick Pelata langsung meminta maaf kepada 3 karyawan top Renault yakni Bertrand Rochette, Matthieu Tenenbaum dan Michel Balthazard.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ghosn pun berjanji akan memulihkan nama baik ketiganya yang sudah dipecat dari Renault pada bulan Januari lalu. Dan menawarkan untuk kembali membuat para manajer tersebut kembali bekerja di Renault. Tentunya dengan kompensasi yang sepadan.

COO Renault, Pelata pun langsung mengajukan pengunduran diri kepada Ghosn dalam rapat direksi Renault pada Senin malam. Namun Ghosn menolaknya.

Sebelumnya 3 manajer itu diduga membocorkan rahasia mobil listrik Renault. Sementara juru bicara Renault menuturkan penyelidikan terhadap pembocoran rahasia mobil listrik Renault ini dimulai pada akhir Agustus 2010, dan hasilnya merujuk pada 3 manajer tadi.

Namun jaksa gagal membangun kasus mata-mata itu karena kasusnya kurang kuat, apalagi rekening yang diduga menjadi milik 3 manajer tadi tidak ada.

Kasus ini sempat membuat hubungan Prancis dan China agak panas setelah sumber di pemerintah Prancis menemukan kemungkinan kalau informasi mobil listrik itu dicuri oleh China. China pun merasa kecewa padahal penyelidikan belum secara formal dimulai.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads