"Lucu juga yah, laba-laba kok suka mobil Mazda6," kata Marketing
Manager PT Mazda Motor Indonesia, Astrid Ariani Widjana tertawa ketika dihubungi detikOto, Jumat (4/3/2011) ketika menanggapi kasus recall Mazda6 di AS.
Namun Astrid menyakini, Mazda6 di pasar mobil Indonesia tidak terkena imbas. Ia menyakini Mazda6 di tanah air sangat aman dari binatang penyebar jaring tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aman yang dimaksud Astrid karena terjadi perbedaan komponen antara Mazda6 di AS dan Mazda6 di Indonesia. Komponen Mazda6 di Indonesia seperti yang dijelaskan Astrid didatangkan dari Jepang. Berbeda dengan Mazda6 di AS yang memang diproduksi di Amerika Serikat. "Beda struktur," ujarnya.
Selanjutnya Astrid menegaskan beberapa negara yang tidak menarik Mazda6 adalah Eropa, Australia, China. "Karena komponennya mereka datangkan dari Jepang dan bukan AS," tutupnya.
Jaring laba-laba bisa menghalangi aliran udara di tangki. Jangan menyelepelekan jaring laba-laba karena bisa menyebabkan minyak menetes dan terjadilah kebakaran. Meski begitu belum ada insiden kebakaran akibat si laba-laba. Namun Mazda tidak mau berisiko dan lebih memilih melakukan penarikan kembali.
Masalah laba-laba ini mulai ditemui pada bulan Oktober 2009 ketika seorang
pengguna Mazda6 mengeluhkan kebocoran bensin di mobilnya. Ketika diler
menyelidiki lebih lanjut ditemukan bahwa jaring laba-laba menyumbat saluran bensin dan membuat tangki bensin retak karena mengalami tekanan hampa udara terus menerus.
Jika ada jaring laba-laba, canister dan tangki akan segera diganti oleh Mazda.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih