Pabrikan Mobil Fiat Terima Uang dari Khadafi

Pabrikan Mobil Fiat Terima Uang dari Khadafi

- detikOto
Jumat, 25 Feb 2011 15:12 WIB
Pabrikan Mobil Fiat Terima Uang dari Khadafi
Jakarta - Italia banyak menerima investasi asing dari Libya. Itu tidak lepas dari campur tangan pimpinan Libya, Muammar Khadafi. Duit Libya masuk ke industri otomotif Italia ke pabrik mobil Fiat.

Yang berperan besar dalam investasi ini adalah BUMN Libya, Libyan Arab Foreign Investment Company (Lafico), yang dikontrol oleh Khadafi. Bloomberg bahkan dalam berbagai ulasannya menyebut Lafico adalah Khadafi juga pada ujungnya.

Allbusiness.com melansir, uang Libya masuk ke Fiat sejak 1976 lewat Lafico. Lafico membeli 10% saham Fiat senilai US$ 415 juta atau sekitar Rp 3,7 triliun. Namun rupanya Khadafi belum puas. Pada 1986, Lafico menambah kepemilikan saham menjadi 15%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun lalu terjadi aksi pemboman pesawat PanAm di Lockerbie, Skotlandia, yang disokong Libya. Pemerintah AS lalu memberi embargo ekonomi untuk Libya.

Atas desakan AS, Fiat pun meminta Lafico melepas semua sahamnya. Namun bukan artinya Libya meredam ekspansi bisnisnya.

Ketika embargo ini dicabut pada 2002, Khadafi langsung pasang kuda-kuda untuk menebar investasi. Fiat tentu jadi sasaran utama.

Pada Februari 2002, Lafico langsung membeli 2% saham Fiat. Deal pembelian itu senilai US$ 112 juta atau sekitar Rp 1,008 triliun.

Uang Lafico di Fiat ini membuat Khadafi punya hubungan baik dengan keluarga konglomerat Italia, Agnelli. Agnelli adalah pemilik saham mayoritas di Fiat. Mereka berdua juga berbagi kepemilikan klub sepakbola Juventus di mana Agnelli menguasai 60% sahamnya.

(fay/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads