Dana sebesar Rp 1,77 triliun pun siap 'dihibahkan' kepada semua pihak yang mau membantunya mewujudkan ambisi tersebut dan akan dikucurkan di tahun fiskal 2012.
Obama seperti detikOto kutip dari AutoNews, Rabu (16/2/2011) menyiapkan proposal yang berisi dana hibah sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 1,77 triliun untuk mendorong 30 pihak meningkatkan populasi mobil listrik dengan menambah produksi, infrastruktur dan peraturan terkait yang mendorong pertumbuhan mobil ramah lingkungan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal ini akan mengurangi ketergantungan pada minyak impor," kata Menteri Energi Amerika, Steven Chu.
Dana itu merupakan bagian dari dana US$ 588 juta atau Rp 5,23 triliun yang
disiapkan pemerintah Amerika Serikat untuk mewujudkan ambisinya ini.
Meski begitu, langkah pemerintah ini mengundang sinisme dari House Energy and Commerce Committee Chairman Fred Upton, R-Mich. "Saya sangat kecewa melihat Gedung Putih melanjutkan upaya untuk memanipulasi usaha bebas - baik pada perawatan energi atau kesehatan atau teknologi," ujarnya.
"Anggaran ini diteruskan untuk memajukan kebijakan dimana pemerintah federal mengambil pemenang dan pecundang, daripada membiarkan rakyat Amerika dan kekuatan pasar mengidentifikasi investasi sumber daya yang paling efektif dan efisien," tambahnya.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus