Menanggapi hal tersebut Vice President Sales and Marketing PT Nissan Motor Indonesia, Teddy Irawan menganggap kalau segmen ini akan selalu terjaga dan tidak akan terpengaruh.
"Sejak dulu selalu ada yang berminat dengan mobil bermesin besar. Dan segmen ini sejak dulu selalu ada," ujarnya di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil itu kan tergantung fungsi. Masih banyak orang yang butuh mobil besar. Begitu juga soal desain, masih ada banyak orang yang suka dengan mobil besar. Lagi pula dengan teknologi yang ada sekarang, meski bermesin besar, mobil sekarang lebih efisien dibanding mobil dulu," paparnya.
Sementara ketika disinggung mengenai kemungkinan meningkatnya mobil-mobil kecil bermesin kecil yang dianggap lebih efisien bahan bakarnya, Teddy mengiyakan kemungkinan itu.
"Bagi beberapa orang yang masih sendiri atau tidak memiliki banyak kebutuhan, mobil kecil memang jadi solusi. Tapi bagaimana dengan orang yang sudah berkeluarga?" ujarnya.
"Tapi memang melihat kondisi harga bensin sekarang, orang akan lebih jeli memilih mobil. Faktor irit tadi akan jadi salah satu faktor penentu disamping teknologi dan desain mobil. Kalau ditanya berapa peningkatan di segmen ini (mobil kecil) kalau pemerintah melarang Premium, saya masih belum bisa prediksi. Tapi kalau ditanya apakah akan meningkat, ya akan meningkat," pungkasnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?