BMW Agak Khawatir dengan Pajak

BMW Agak Khawatir dengan Pajak

- detikOto
Senin, 24 Jan 2011 14:45 WIB
BMW Agak Khawatir dengan Pajak
Jakarta - Tidak seperti Audi yang relatif optimistis masalah pajak takkan membuat konsumennya lari, BMW mengaku agak khawatir dengan penerapan pajak progresif bagi pemilik mobil banyak.

"Kami agak khawatir akan kenaikkan pajak, seperti pajak progresif yang sudah diputuskan kemarin," kata Coporate Communications Director BMW Indonesia Helena Abidin saat ditemui detikOto di Jakarta akhir pekan lalu.

Namun Helena yakin, dampak dari penerapan pajak ini hanya akan berlangsung sementara. "Tapi saya yakin ini seperti pada tahun-tahun sebelumnya, hanya akan berdampak pada awalnya saja dan lama kelamaan pasti akan kembali normal kembali, kata Helena yang juga menuturkan masih terlalu dini untuk menghitung dampak dari penerapan pajak ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seharusnya pemerintah Helena, lebih bersahabat untuk masalah pajak di Indonesia.

"Karena kalau seandainya saja pajak itu tidak terlalu tinggi pasti akan berdampak baik untuk segala bidang, yah salah satunya bidang ekonomi dan lain-lainnya," ujarnya.

Wanita murah senyum ini berharap pemerintah lebih merealisasaikan akan hasil pajak yang telah dipungut oleh pemerintah.

"Menurut saya pajak itu tidak harus naik setiap tahunnya kok, dan semoga saja pemerintah merealisasikan akan hasil pajak yang telah dipungut selama ini, seperti fasilitas-fasilitas di Indonesia harus lebih diperbagus lagi," harapnya.

Coporate Communication Director ini juga mencoba menunjukkan bahwa penjualan BMW tidak akan mengalami penurunan karena pajak pada semester awal ini.

"Kami akan menaikkan target penjualan kami hingga mencapai double digit utnuk tahun ini. Selain itu kami akan mengeluarkan delapan model baru dengan dua engine varian," ujarnya.

Seputar Pajak Progresif:

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads