"Sebenarnya saya tidak setuju dengan hal ini, kalau begini saya pasti nombok deh. Kalau keadaan seperti ini, saya harus pintar-pintar menggunakan bahan bakar, agar saya bisa lebih irit," ujar Firmansyah (30) warga Jakarta Timur yang ditemui detikOto sedang mengisi Premium di salah satu SPBU Jakarta.
Sebelum pembatasan BBM dimulai, Firmansyah akan selalu mengisi mobilnya penuh-penuh dengan Premium.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
mengisi full terus untuk menghemat," ujarnya sambil tertawa.
Hal yang sama dituturkan Dayat. Pembatasan BBM akan membuatnya menimbun BBM premium di tangki mobilnya. "Saya bisa apa. Saat ini sih saya masih mengisi bahan bakar secukupnya saja. Tapi kemungkinan di saat mendekati akan berakhirnya masa menggunakan Premium, sepertinya saya akan menyimpan. Kan lumayan buat persedian untuk beberapa saat, kalau yang lain bilang tidak pasti mereka berbohong," katanya sambil tersenyum.
Warga lain H. Wawan, menuturkan pembatasan BBM bersubsidi dirasanya cukup berat. "Tapi mau seperti apa lagi ini memang sudah menjadi ketentuan pemerintah, dan tidak ada jalan lain. Mau bagaimana?" ujarnya pasrah.
Epen Panjaitan menuturkan dirinya akan lebih hemat lagi menggunakan kendaraannya. "Pembatasan BBM itu kan masih lama, masih di akhir Maret 2011. jadi sekarang ya sekarang besok ya besok, saya tidak mau ambil pusing soal ini. Saya hanya menggunakan bahan bakar seperlunya. Begitu juga dengan hari-hari ke depan," ujarnya.
Namun meski dirasa berat, beberapa warga ada yang menyetujui rencana pemerintah tersebut.
"Kalau soal ini sih saya setuju saja, kalau memang itu sampai terjadi pasti
pemerintah telah memikirkan yang lebih baik untuk rakyatnya. Untuk mengisi atau menyimpan bahan bakar sih saya tidak seperti itu, tapi teman
saya ada yang seperti itu untuk mempersiapkan pembatasan," ujar Nony.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek