Recall Terbanyak Sejak 2004

Catatan Akhir Tahun

Recall Terbanyak Sejak 2004

- detikOto
Jumat, 31 Des 2010 14:00 WIB
Recall Terbanyak Sejak 2004
Detroit - Bagi industri otomotif dunia, tahun 2010 bisa dikatakan tahun recall alias
penarikan kembali. Tidak tanggung-tanggung, 20 juta mobil ditarik tahun ini karena kedapatan memiliki cacat produksi, Toyota mendominasi.

Angka itu pun terhitung bukan total mobil yang ditarik di seluruh dunia, tapi hanya mobil-mobil cacat yang ada di pasar mobil Amerika. Dan ini merupakan yang tertinggi sejak 2004.

Dari 20 juta mobil cacat produksi yang ditarik, Toyota mendominasi dengan
menarik sekitar 7,1 juta mobil di tahun 2010 akibat pedal gas yang rusak dan karpet yang menggangu serta berbagai masalah lain. Ada 64 ribu keluhan terhadap mobil-mobil Toyota di Amerika tahun ini saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena mobilnya banyak yang bermasalah, Kongres AS pun marah. Toyota belum lama ini dihukum dengan denda hingga US$ 32,4 juta atau sekitar Rp 292,49 miliar.

Denda besar yang dibebankan kepada produsen mobil Jepang tersebut bukanlah yang pertama. Sebab di bulan April Toyota juga dipaksa harus membayar denda hingga US$ 15,4 juta atau sekitar Rp 139 miliar karena masalah yang sama.

Selain Toyota berbagai merek rata-rata memang pernah menarik mobilnya di tahun macan ini. General Motors (GM) yang memiliki merek-merek mobil seperti Chevrolet, Buick, Cadillac dan GMC juga menarik sekitar 4 juta kendaraan pada 2010.

Sementara Honda dan Nissan masing-masing menarik lebih dari 2 juta mobil. Chrysler menarik sekitar 1,5 juta kendaraan dan Ford menghubungi 500.000 pemilik kendaraannya.

"Makin banyak penarikan sukarela dilakukan oleh produsen mobil dan kami
pikir ini pertanda baik," ujar juru bicara Departemen Perhubungan Amerika
Serikat, Olivia Alair seperti detikOto kutip dari Freep, Jumat (31/12/2010).

Masalah keamanan dan keselamatan kendaraan tahun ini memang merupakan isu yang paling disorot oleh masyarakat. Sebab menurut Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) salah satu penyebab kecelakaan adalah cacat produksi sebuah mobil.

"Keselamatan adalah prioritas pertama NHTSA dan ditingkatkannya kerjasama dengan produsen akan membantu menyelesaikan masalah-masalah keamanan lebih cepat dan komprehensif," pungkasnya.

Dengan melakukan recall itu berarti merupakan tanggung jawab produsen bagi konsumen pengguna mobilnya.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads