Di sela-sela pertemuan puncak Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Lisbon, Portugal, akhir pekan lalu, Obama bahkan menyempatkan diri mencoba Opel Ampera, mobil berjenis extended-range plug-in electric hybrid.
Opel Ampera merupakan Chevy Volt versi pasar Eropa. Presiden kulit hitam pertama Amerika itu menyebut Opel Ampera sebagai salah satu contoh teknologi General Motors dari Amerika dan berharap produk ini akan sukses
dipasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tidak seperti Volt yang pernah dikendarainya, Obama duduk di kursi penumpang kali ini. Tidak lama kemudian Obama meminta orang yang duduk di kursi sopir untuk segera menyalakan mesinnya.
Dia lantas memuji suara Opel Ampera yang sunyi dan hampir tidak terdengar seraya mengatakan kalau mobil seperti ini adalah 'mobil masa depan'.
Pujian Obama terhadap mobil ramah lingkungan seperti hibrid dan listrik memang sudah beberapa kali dia ungkapkan. Sebelumnya, Obama pernah berjanji akan membeli 100 mobil listrik pertama yang di jual di Amerika untuk kendaraan dinas pegawai gedung putih.
Tidak hanya itu, sebelumnya Obama juga pernah mengatakan akan membawa 1 juta mobil hibrid untuk mengisi jalan-jalan di Amerika pada tahun 2015 mendatang.
Besok Obama bersama wakil presiden Joe Biden juga berencana akan mendatangi pabrik transmisi milik Chrysler Group LLC di Indiana, Amerika Serikat. Ini adalah kunjungan keempat Obama ke pabrik-pabrik mobil di Amerika Serikat.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?