Volt mengalahkan saingan beratnya seperti Nissan LEAF, Lincoln MKZ hybrid, Ford Fiesta (satu-satunya mobil bermesin konvensional) dan Hyundai Sonata hybrid. Pengumuman pemenang Green Car of The Tear ini dilaksanakan di sela-sela Los Angeles Auto Show.
Seperti dikutip AFP, Jumat (19/11/2010), penghargaan ini diyakini akan menaikkan moral GM yang masih berupaya pulih setelah terkena krisis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ewanick pun langsung memberikan pujian bagi para insinyur yang telah membuat Volt yang ramah lingkungan.
Mobil listrik Volt bisa melaju hingga 65 km sekali isi baterainya, namun Volt juga memiliki mesin bensin untuk mengisi baterainya.
Mesin bensin tersebut menghasilkan tenaga yang ditransmisikan melalui drive unit dan diseimbangkan oleh generator dan traction motor.
Meski begitu GM menyebut Volt bukanlah sebuah mobil hybrid tetapi mobil listrik extended range. Mobil listrik yang bisa dipakai oleh bukan hanya kalangan komuter di perkotaan saja.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya