GM mengatakan, proses rekayasa Voltec Electric drive unit sangat rumit dan canggih, sehingga wajar kalau membingungkan. Kenapa tidak dibeberkan secara detil agar tidak menimbulkan kebingungan?
Dalam rilisnya, Kamis (14/10/2010) GM mengatakan, "Mengingat informasi ini adalah penting dan kami masih menunggu persetujuan paten berkaitan dengan teknologi ini," tulis GM. Paten pun diperoleh GM pada akhir September lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chevrolet Volt memiliki electric drive system yang inovatif yang dapat memberikan tenaga dalam kedua mode: murni elektrik dan pengendaraan extended range.
Mesin bensin tersebut menghasilkan tenaga yang ditransmisikan melalui drive unit dan diseimbangkan oleh generator dan traction motor. Tapi jika traction motor dimatikan, mesin bensin yang terdapat pada sistem tidak dapat menggerakkan kendaraan sendiri.
Beberapa media yang sudah menjajal Volt pun langsung mengetahui perbedaan teknologi pada mobil listrik Amerika ini dengan mobil hybrid seperti Toyota Prius atau mobil hybrid lainnya.
"Di atas kertas, drivetrain Voltec memiliki lebih banyak kesamaan dengan Prius, Ford, Nissan Altima sebagaimana yang dicurigai. Namun cara Chevy menghubungkan mereka sama sekali berbeda, dan jika kau bertanya padaku-superior!," ujar testimoni Motortrend.
Begitu juga dengan komentar Automobilemag, "Untuk mengalahkan Prius dan Leaf, Volt memanfaatkan teknologi mereka kedalam kemasan sedan canggih. Sebuah mesin listrik murni, sebuah sistem hybrid-seri dan paralel, semua dikemas menjadi satu," tulisnya. (bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya
Bye Kartu Plastik! Pakai SIM Digital Tinggal Scan Barcode di HP