Penjualan Mobil Merangkak Naik

Penjualan Mobil Merangkak Naik

- detikOto
Jumat, 05 Nov 2010 10:52 WIB
Penjualan Mobil Merangkak Naik
Jakarta - Setelah sempat lesu di bulan September 2010, penjualan mobil mulai kembali merangkak naik. Setelah Honda yang membukukan kenaikan angka penjualan, Toyota juga mengalami hal yang sama.

Penjualan mobil penumpang Toyota mengalami kenaikan sekitar 30 persenan menjadi 23.177 unit. Di bulan September lalu penjualan mobil Toyota terpuruk di angka terendahnya selama tahun 2010 yakni hanya sekitar 18.000 unit.

"Peningkatan penjualan ini seutuhnya kami apresiasikan pada para pelanggan, terima kasih banyak atas kepercayaan selama ini pada produk maupun layanan Toyota, hal ini akan kami jadikan cambuk untuk untuk terus berikan produk dan layanan yang terbaik sesuai kebutuhan para pelanggan," ujar Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Johnny Darmawan dalam siaran pers Toyota, Jumat (5/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yaris mencetak berhasil cetak penjualan sebesar 1.500 unit, meningkat sebesar 16,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara di kelas MPV, Toyota Avanza yang selalu menjadi fenomenal berhasil mencatat kenaikan penjualan sebesar 47,9 persen di bulan Oktober dengan total penjualan 13.542 unit. Tak mau ketinggalan dari sang adik, Toyota Kijang Innova kendaraan terbaik untuk keluarga Indonesia pun berhasil mencetak peningkatan penjualan. Tercatat selama bulan oktober 2010, Kijang Innova telah terjual secara ritel sebanyak 4.489 unit, atau meningkat sebanyak 26,8 persen.

Secara total MPV Toyota berhasil membukukan peningkatan penjualan sebanyak 42 persen dengan total penjualan ritel sebanyak 18.052 unit.

Di kelas SUV, Toyota New Rush yang awal bulan lalu baru saja diperkenalkan langsung menggeliat dengan berhasil mencetak penjualan ritel sebanyak 1.511 unit atau meningkat sebanyak 44.5 persen dibanding bulan sebelumnya.

Secara total bersama dengan Fortuner, SUV Toyota berhasil mencetak kenaikan sebesar 30,8 persen dengan jumlah penjualan ritel sebanyak 2.350 unit.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads