Pasalnya, sampai saat ini masih ditemukan praktik-praktik dealer yang mengarahkan konsumen membeli kendaraan hanya dengan opsi pembelian secara kredit. Sementara pembelian secara tunai dipersulit oleh dealer.
"Konsumen harus diperlakukan secara fair, harus diberikan kesempatan untuk menentukan dengan cara apa dia harus membayar," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Subagyo di sela-sela acara Jakarta Motorcycle Show, JCC, Jakarta, Rabu (3/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada unsur pemaksaan itu ranahnya perlindungan konsumen," katanya.
Ia mengakui bahwa tidak bisa dipungkiri ulah para marketing dealer nakal tersebut disebabkan karena menjual secara kredit akan memberikan bonus tersendiri bagi mereka. Di sinilah peran konsumen harus tegas menentukan sikap, jika memang mampu untuk membeli kendaraan secara tunai harus mencari dealer yang bersedia menjual secara tunai.
"Konsumen bisa mengadukannya ke BPSK (Badan Pengaduan Sengketa Konsumen)," katanya.
Sementara itu Direktur Perlindungan Konsumen Kemendag Radu M. Sembiring mengatakan konsumen tak boleh mudah terpengaruh dengan praktik-praktik tersebut. Pada prinsipnya jika konsumen tak keberatan terhadap praktik pengarahan oleh dealer 'nakal' tersebut tak menjadi masalah.
Namun kembali lagi ia menegaskan jika ada unsur pemaksaan dan perjanjian penjualan kredit yang disepakati tidak sesuai dengan perjanjian maka konsumen harus berani lapor ke pihak bagian perlindungan konsumen.
"Kecuali nanti waktu terjadi kredit, tak sesuai yang dijanjikan, bisa diadukan ke BPSK di kabupaten kota, atau kalau belum ada, bisa ke dinas masalah perdagangan di daerah," katanya.
Namun kata dia, sebaiknya konsumen menghindari dealer-dealer semacam itu dan beralih ke tempat lain. Selain itu, dealer pun harus transparan menyampaikan, jangan masalah kekosongan stok kendaraan menjadi alasan agar konsumen digiring untuk membeli secara kredit.
"Ya kalau kita mau beli cash, kalau mereka katakan nggak ada, bisa dibeli di tempat lain," serunya.
(hen/syu)











































Komentar Terbanyak
Guru ASN Gugat Aturan Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE