"Mobil itu baru datang tadi siang dari Malang," kata Kepala Museum 10 November, Sutopo, kepada wartawan di Tugu Pahlawan, Jalan Pahlawan, Surabaya, Kamis (28/10/2010).
Mobil tersebut, kata Sutopo, dihibahkan oleh anak pertama Bung Tomo, Bambang Sulitomo. Mobil tersebut sudah bertahun-tahun berada di rumah Bung Tomo yang berada di Jalan Ijen, Malang. Ketika seluruh keluarga pindah ke Jakarta, mobil itu dititipkan ke rumah teman Bambang, Mas'ud di Jalan Gatot Subroto, Malang. Di rumah Mas'ud, mobil tersebut hanya dibiarkan saja mangkrak di garasi selama bertahun-tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diangkut menggunakan truk fuso, mobil antik itu tiba di komplek Tugu Pahlawan pukul 11.30. Mobil tersebut langsung diturunkan dari truk Fuso yang membawanya di areal parkir.
Ditilik dari merknya yang masih melekat, mobil berwarna hitam tetapi sudah pudar itu bermerk Opel Kapitan keluaran sekitar tahun 1950 an dengan plat nomor N 1708 A. Karena lama terbengkalai, kondisinya tentu saja memprihatinkan meski secara fisik masih kokoh dan kuat layaknya tipe mobil buatan Eropa.
Keempat karet rodanya sudah rusak. Cat mobil disana-sini sudah terkelupas. Karat menghiasi sebagian besar badan mobil dan beberapa asesoris mobil sudah terkelupas dan hilang.
Bagian dalam mobil relatif masih lengkap. Jok mobil masih utuh. Setir, radio dan dashboard masih bagus, meski tentu saja radio tidak bisa digunakan. Sedangkan kaca semua jendela masih lengkap dan utuh meski sudah kusam.
"Mobil ini akan direnovasi sehingga tampak seperti bentuk aslinya," lanjut Sutopo.
Sutopo mengatakan bahwa mobil ini rencananya akan diletakkan di dekat patung Bung Tomo di areal museum. Peletakan rencananya akan dilakukan pada 10 November mendatang bertepatan dengan Hari Pahlawan. Secara simbolis, Bambang atau yang mewakili akan menyerahkan mobil tersebut ke walikota.
"Untuk merenovasi secara total mungkin tidak bisa hingga tanggal 10. Mobil ini akan dibuat bagus dulu untuk penyerahan nanti," tandas Sutopo.
(iwd/ddn)
Komentar Terbanyak
Pajak Mobil Indonesia Dicap Paling Tinggi Sedunia
Bayangin Aja! Pajak Toyota Avanza Rp 150 Ribu, Nggak Ada Gesek 5 Tahun Sekali
RI Digusur Malaysia, Ini Sederet Dampak Buruk Penjualan Mobil Turun Terus