Bentley yang merupakan produsen mobil mewah asal Inggris kini ingin memperbesar pasar Bentley Continental GT. Caranya adalah dengan mengeluarkan mengeluarkan model entry level yang didukung mesin berkonfigurasi 8 silinder atau V8 yang dapat meminum bahan bakar E85 yaitu bahan bakar yang merupakan campuran 85 persen etanol dan 15 persen bensin biasa.
Dari tampangnya, mobi yang dilepas dengan harga mulai dari US$ 375 ribu atau sekitar Rp 3,3 miliar terlihat sudah banyak berubah. Bentley Continental GT kini banyak menggunakan bahan baku aluminium untuk bodynya yang membantu mengefisiensi aerodinamika tanpa mengurangi kemampuan bermanuvernya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini seperti mengendarai sebuah supercar tapi tanpa mengorbankan kepraktisan. Ini adalah mobil yang bisa dinikmati setiap saat, setiap hari," tambahnya.
Dibalik bonnetnya, Bentley Continental GT menyimpan sebuah mesin V8 berkapasitas 4.0 liter yang akan tersedia pada tahun 2011 ini dijamin lebih irit bahan bakar dibanding mesin W12 berkapasitas 6.0 liter yang mampu menyumbang output hingga 423 kW dengan topspeed 318 km perjam.
Namun, meski begitu tetap saja mobil ini tergolong haus bahan bakar. Bentley Continental GT hanya dapat berjalan sejauh 6 km saja dengan meminum 1 liter bensin dan berjalan sejauh 3,9 km di jalan dalam kota. Bahkan mesin V12 besar boros yang digunakan Rolls-Royce Ghost saja lebih irit dari Bentley karena bisa berjalan sejaun 7,3 km dari 1 liter bensin. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina