Penguatan Yen di Jepang yang mempengaruhi nilai tukar terhadap dolar Amerika membuat pabrikan Jepang harus memangkas biaya pemasaran mereka di Amerika. Korbannya adalah penundaan peluncuran Suzuki Swift.
Model ini hampir siap dalam hal perubahan teknik yang akan membuatnya mampu memenuhi peraturan Amerika Serikat, tapi kemungkinan akan terkena masalah mata uang ketika datang ke harga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di Inggris, Suzuki Swift melenggang anteng dengan tiga kelas
spesifikasi, yakni SZ2, SZ3 dan SZ4. Semua kelas tersebut sudah dilengkapi dengan tujuh airbags dan ESP sebagai standar.
Swift terbaru untuk Eropa tersebut juga akan mengusung mesin baru yang sudah memenuhi standar Euro5, dengan kapasitas 1.2 liter berteknologi dual-VVT, bertenaga 94 Ps dan torsi 118 NM.
Konsumsi bahan bakarnya pun bakal lebih irit dengan rata-rata 4,16 liter untuk jarak 100 km, dengan kadar emisi gas buangnya hanya 116 gram/km.
Suzuki menawarkan 9 pilihan warna untuk New Swift, yakni Smokey Green, Kashmir Blue, Halactic Grey, Silky Silver, Sunlight Copper Pearl, Cosmic Black Pearl, Cool White Pearl, Bright Red dan Superior White.
Sedangkan banderolnya, Suzuki Swift dilepas di pasar Inggris dengan harga mulai dari 9.995 poundsterling.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas