Pabrik perakitan mereka di Kawasan Industri Cikarang, Jawa barat akan menjadi tempatnya, dengan biaya investasi yang dikucurkan mencapai US$ 5-8 juta atau sekitar Rp 47-72 miliar.
Hal tersebut diutarakan General Manager Penjualan dan Pemasaran PT Bajaj Auto Indonesia yang baru, Dinesh A Kulkarni, di sela-sela acara buka bersama Bajaj di The Cafe Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (24/8/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah fix dan sesuai dengan keinginan pasar, baru kita bicara volume, disitu kita bisa mengandalkan produk CKD," Papar Dinesh.
Sehingga bila seluruh motor sport Bajaj sudah dalam bentuk CKD, Dinesh pun menjanjikan harga jualnya bakal semakin lebih murah dan akan sangat kompetitif dibandingkan saat ini.
"Harga akan sangat-sangat kompetitif, aku janji, tapi apakah masyarakat Indonesia bisa mengerti dengan produk semurah itu? kita lihat saja," ungkapnya.
Sayangnya, Dinesh masih bungkam mengenai model-model apa saja yang nantinya pertama kali akan mulai dilepas ke pasaran dalam bentuk CKD.
"Akan sangat banyak model motor Bajaj yang akan datang, tunggu saja," janjinya.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?