Apa Penyebab Kabin Fiesta Senyap?

Apa Penyebab Kabin Fiesta Senyap?

- detikOto
Selasa, 24 Agu 2010 07:16 WIB
Apa Penyebab Kabin Fiesta Senyap?
Bangkok - Mobil-mobil compact memang sedang digandrungi konsumen dunia, sama halnya dengan konsumen Indonesia. Dengan alasan mobil mobil compact sangatlah ekonomis. Jika digunakan, mobil compact juga sangat praktis.

Namun meski memiliki ukuran kecil bukan berarti tidak mengusung fitur-fitur terkini. Mobil kecil haruslah dirancang sedimikian rupa untuk memuaskan konsumennya. seperti yang dilakukan Ford pada si mobil bungkuk, Fiesta.

Seperti dilaporkan reporter detikOto M Ikhsan dari Thailand, Ford Fiesta ternyata disematkan teknologi Noice Vibration Harshness (NVH). Fitur tersebut mampu meminimalisir tingkat kebisingan yang disebabkan dari luar kendaraan. Dengan NVH, kabin penumpang Fiesta lebih senyap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"NVH dirancang untuk menciptakan kesenyapan saat berkendara. Dan itulah yang kita lakukan pada Ford Fiesta. Sistem tersebut sangat efektif," kata Teknisi Ford untuk Asia Pasifik dan Afrika Stefan Muenzienger di sela-sela acara median test drive Ford Fiesta di Phuket, Thailand, Senin (23/8/2010).

Stefan sendiri mengakui Ford Fiesta memang mobil kecil sehingga besar kemungkinan suara berisik masuk ke kabin dengan sangat mudah. Namun dengan tubuh kecilnya apa sepertinya kini bukan masalah lagi. Soalnya lewat teknologi NVH, pengemudi dan penumpang tetap mendapatkan kenikmatan berkendara.

Alat-alat tersebut diletakkan di kap mesin, ban, breket penempel sekat twistbeam yang lebih kaku yang diletakkan di bagian belakang mobil dan penyesuaian ban khusus yang gunanya mengurangi kebisingan ban.

"Mobil tersebut memang kecil, tetapi dengan teknologi NVH, Fiesta kini lebih sempurna dan dapat mengakomodir kenikmatan berkendara," ucapnya.

Selanjutnya tingkat kebisingan Ford Fiesta di ASEAN terutama Indonesia ternyata lebih kecil dibandingkan dengan Fiesta untuk pasar Eropa. Hal itu dikarenakan kondisi jalan di Indonesia yang tidak se-mulus di Eropa.

"Fiesta di ASEAN termasuk Indonesia lebih senyap dibandingkan Fiesta untuk pasar Eropa," lanjut Stefan.

Teknologi lainnya pada Fiesta adalah tidak digunakannya suspensi independence atau swing arm melainkan bar yang terhubung antara dua ban. Komponen tersebut semakin lengkapi dengan pengaplikasian busing besar atau karet yang mengikat antara chasis dengan bodi belakang.

Pengaplikasian komponen tersebut seperti yang diakui Stefan karena konsep B-segment pada Fiesta tidak seperti C-segment (SUV, MPV) yang membutuhkan komponen suspensi yang lebih besar. Cukup menggunakan bar yang dilengkapi dengan busing.

Namun, komponen itu sudah cukup membuat kaki-kaki Fiesta lebih sempurna dan bisa menyeimbangkan kondisi jalan. "Komponen itu lebih kuat, kaki-kain Fiesta lebih mengimbangi kondisi jalan," tutup Stefan. (ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads