TAM Kunjungi Pemilik Mobil Lexus di Indonesia

Recall Lexus

TAM Kunjungi Pemilik Mobil Lexus di Indonesia

- detikOto
Rabu, 07 Jul 2010 14:47 WIB
TAM Kunjungi Pemilik Mobil Lexus di Indonesia
Jakarta - Produsen mobil mewah Lexus memanggil para pemilik (recall) produk-produknya di seluruh dunia karena terjadi masalah, tapi di Indonesia hal itu tidak akan terjadi.

Sebab alih-alih memanggil konsumennya ke bengkel-bengkel resmi untuk di cek, PT Toyota Astra Motor (TAM) yang menjadi prinsipal Lexus di Indonesia malah akan mendatangi para pemilik Lexus ke kediaman masing-masing.

Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan Lexus termasuk LS460, LS600h dan LS600hL ditarik dari peredaran karena terjadi masalah di bagian mesin dan katup pegas yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tidak akan recall (pemanggilan kembali) tapi visit call dengan mendatangi langsung para pemilik model Lexus yang ditengarai mempunyai masalah," ujar Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/7/2010).

Johnny pun menjelaskan bahwa selain populasinya masih sedikit, Lexus yang ada di Indonesia belum memiliki keluhan-keluhan seperti yang diberitakan yakni mesin bermasalah pada katup gas.

"Ada 50 sampai 60 unit Lexus yang modelnya dikatakan bermasalah, dan dari semuanya belum ada keluhan atau masalah yang kami temukan," paparnya.

Tapi meski begitu, Johnny menjamin bahwa Lexus akan bertanggung jawab dengan produk-produk yang dijualnya dengan melakukan pengecekan terhadap tiga model Lexus tadi.

"Kita akan datangi konsumen langsung, dan prosesnya pun enggak akan lama. Paling cuma 4 sampai 5 hari proses pengecekan ini selesai," ujarnya.

Saat ini komponen-komponen mobil yang diduga memiliki masalah menurut Johnny sudah datang ke Indonesia dan proses pengecekan akan segera mereka lakukan.

"Juli ini kelar, dan bila ditemukan masalah, kami ganti dengan yang baru. Semua TMC (Toyota Motor Corp) yang bayar," pungkas Johnny.

Visit call ini pernah dilakukan Toyota ketika recall Prius merebak beberapa waktu lalu.
(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads