Dalam pernyataan yang dirilis secara resmi oleh Audi, Sabtu (3/7/2010) pabrikan berlogo empat cincin tersebut mencatatkan penjualan sebanyak 100.000 unit dalam waktu setengah tahun ini.
Penjualan tersebut meliputi kawasan China dan Hongkong, yang juga merupakan prestasi pertama kalinya yang pernah dicapai Audi di negeri dengan populasi penduduk terbanyak di dunia tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, di bulan Juni saja, Audi sudah mengirimkan sebanyak 21.463 unit mobil-mobilnya kepada para konsumen di China.
Member of the Board of Management for Marketing and Sales at AUDI AG, Peter Schwarzenbauer sampai angkat bicara mengenai prestasi Audi tersebut.
"2010 akan menjadi tahun rekor dalam sejarah Audi di China," ujarnya, sambil mengungkapkan kalau angka 200.000 unit juga akan dilampaui lebih cepat dari perkiraan banyak pihak.
Sehingga, wajar saja kalau Audi bangga bila mereka telah mencapai angka rekor baru dalam hal pengiriman kendaraan yang diproduksi di Changchun, Cina, bersama dengan FAW mitra usaha patungannya.
Audi A4L, A6L dan Q5 menjadi model-model andalan Audi yang juga diproduksi di China. Seperti Audi A6 yang berhasil terjual sebanyak 59.465 unit atau naik sebesar 28 persen.
Begitu juga Audi A4L hampir dua kali lipat naik menjadi 95 persen dengan angka sebanyak 26.622 unit dibeli konsumen di China, yang merupakan versi wheelbaseΒ panjang pertama dari sebuah sedan menengah.
Sementara Audi Q5, yang produksinya baru mulai pada akhir tahun lalu, membuat awal yang sukses dengan total penjualan sebanyak 7.906 unit.
Penjualan model Audi yang diimpor juga meningkat secara signifikan. Catatan penjualannya meningkat sampai 139 persen menjadi 14.607 mobil.
Audi Q7 juga merupakan model impor yang penjualan cukup sukses, dengan 5.288 unit atau naik 77 persen dan juga tak ketinggalan Audi A8, termasuk S8 dengan penjualan 2.351 unit atau naik 26 persen.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik