Kini badan antikorupsi di Nigeria mengumumkan sedang melakukan penyelidikan terhadap pejabat Nigeria yang diduga terlibat kasus suap oleh produsen otomotif asal Jerman, Daimler AG.
Ini merupakan kasus kedua yang dialami Daimler setelah sebelumnya terkena denda US$ 185 di Amerika Serikat karena melakukan aksi serupa untuk memenangi tender pengadaan barang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami membuka penyelidikan terhadap Daimler dan Anammco baru-baru ini, menyusul keputusan di AS dimana beberapa pejabat Nigeria terlibat penyuapan," ujarnya seperti dilansir Reuters, Selasa (8/6/2010)
Sejauh ini, tambah Faridi, pihaknya telah mewawancarai sekitar empat pejabat dan perwakilan dari Daimler dan Anammco di Nigeria.
Jaksa Agung Nigeria juga telah diminta untuk mendapatkan salinan lengkap kasus yang sama dari pemerintah AS.
Anammco adalah perusahaan yang merakit truk dan bus Daimler di NIgeria. Didirikan pada tahun 1970-an sebagai usaha patungan antara Daimler, investor
pemerintah Nigeria dan investor lokal.
Daimler kemudian menjual sahamnya pada tahun 2007 sejalan dengan kebijakan untuk tidak berinvestasi di perusahaan yang sebagian milik pemerintah.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?