Mercury yang sudah diproduksi sejak tahun 1930an akan dihentikan menyusul penurunan drastis angka penjualannya.
Ford membuat Mercury awalnya untuk menjembatani antara merek Ford lain dengan merek mewah Lincoln.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ford sebelumnya sudah disarankan agar segera menutup Mercury sejak 4 tahun yang lalu. Namun para eksekutif Ford bergeming dan memilih meneruskan Mercury. Hingga akhirnya Mercury terpaksa dimatikan.
"Dari posisi keuangan itu merupakan satu-satunya keputusan yang bisa diambil Ford. Dan memang itu keputusan yang berat," ujar Chairman Lincoln Mercury Dealer Council Bob Tasca seperti dikutip Reuters, Kamis (3/6/2010).
Ford sebelumnya melepas Volvo ke tangan produsen mobil China, Geely. Sebelumnya mereka juga melepas merek-merek mobil mewah seperti Aston Martin, Jaguar dan Land Rover ke tangan produsen mobil lain.
Dan kini mereka harus kehilangan Mercury. Itu berarti Ford Motor Co kini hanya menangani dua merek mobil saja yakni Ford dan Lincoln, sama seperti Toyota Motor Corp yang hanya Lexus dan Toyota.
Seperti dilansir situs resmi Ford, produksi Mercury akan berakhir pada triwulan keempat 2010 nanti. Beberapa mobil keluaran Mercury antara lain Milan, Mariner, Mountaineer, dan Grand Marquis.
Bagaimana nasib pengguna Mercury? Ford menjamin mereka tetap akan memberikan support di diler Ford dan diler Lincoln.
"Kami 100 persen mendukung para pemilik Mercury dan tetap menjaga mereka sebagai konsumen setia kami di masa depan," ujar Presiden Ford Amerika Mark Fields.
Para pemilik Mercury akan diberikan informasi ditel mengenai transisi perawatan mobil dari diler Mercury ke diler Ford atau Lincoln, seperti penggantian suku cadang atau service kendaraan.
Sementara itu para karyawan Mercury dinyatakan tidak ada yang akan dipecat. Semua karyawan Mercury akan dialihkan kepada Ford atau Lincoln.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!