Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Gunadi Sindhuwinata kepada detikOto, Rabu (26/5/2010).
"Semoga tidak akan mengganggu ya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita semua harus memberitahu, karena di luar urusan subsidi, oktan tinggi seperti Pertamax memang lebih bagus dari Premium," jelasnya.
Sebelumnya, Dirjen Migas Evita Legowo mengatakan pemerintah berencana melarang penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubdisi yaitu premium untuk sepeda motor.
Hal ini menurut Evita merupakan hasil kesepakatan dari pembicaraannya dengan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
"Kita sudah bicara dengan AISI, kelihatannya sepeda motor tidak dapat (BBM bersubsidi)," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo.
Ia berharap mekanisme penerapan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi tersebut sudah diputuskan pada akhir Juni. Rencananya hal ini akan mulai diterapkan pada bulan Agustus 2010.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek